Nama : Lukitasari Ramadhany
Nim : 01216014
MatKul: Manajemen Strategik
VISI , MISI dan TUJUAN PT. DELAMI BRANDS KHARISMA BUSANA
Latar Belakang Perusahaan
Didirikan pada tahun 1979 oleh Bapak Johanes Farial, dengan Nama PT. Delami Garment Industries ditandai awal dalam fashion dan industri manufaktur dengan memproduksi celana panjang pria untuk pasar domestik dengan merek WOOD dan John Fair. Pada tahun 1984, perusahaan mengambil alih merek Executive 99, pada saat itu pemimpin pasar dalam celana kategori pria. Langkah cerdas ini melihat ekspansi PT. Delami menjadi salah satu produsen garmen terkemuka di Indonesia.
Pada tahun 1987, PT. Delami melanjutkan ekspansi dan mulai mengekspor produk ke Amerika Serikat serta menjadi pemasok merek pakaian didirikan untuk golf yakni La Mode, Aureus, dan PGA Tour. Segera, kinerja perusahaan menarik kemitraan bersama dengan C Itoh Trading House of Japan dalam memproduksi celana golf untuk pasar berkembang AS. Pasar Eropa ditangani berikutnya, dengan PT. Delami menjadi produser seperti merek terkenal seperti Eddie Bauer, Nike, Merah dan Hijau, The Northface, dan Marks & Spencer. Perusahaan juga mulai memproduksi pakaian pakaian perempuan untuk pasar Jepang. Pada tahun 1994, PT. Delami mencapai lisensi produksi, pemasaran dan distribusi Wrangler Jeans untuk pasar Indonesia. Posisi dan keberadaan perusahaan di pasar domestik diperkuat oleh pengenalan koleksi wanita di bawah merek Executive 99, yang kemudian menjadi hanya dikenal sebagai The Executive.
Pada tahun 2000, PT. Delami mendapat pengakuan bergengsi standardisasi mutu internasional ISO 9001. Pada tahun yang sama melihat perusahaan menjadi pemegang lisensi Wrangler Jeans untuk Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Semakin berkembangnya Produksinya PT. Delami juga memproduksi pakaian fasion, underwear dan pakaian untuk remaja.
Visi : To be leading fashion company,selling quality product and value with passionate service
Misi : Respect , honesty , fair , passion , learning.
Tujuan :
* Menjadi pemimpin pasar dalam bidang fashion
* Mensejahterakan pegawai dan karyawan.
* Memberikan kontribusi yang besar kepada pemerintah.
ANALISIS SWOT PT DELAMI :
KEKUATAN (STRENGTH)
Memiliki nama Brand yang sudah popular
Mempunyai berbagai macam produk yang memanjakan konsumen, seperti sepatu, baju, aksesoris bahkan pakaian dalam.
Memiliki banyak outlet di Indonesia dan mancanegara
Memiliki daya saing harga
Banyak kerja sama dengan perusahaan lain dalam dunia retail dengan merk yang terkenal
KELEMAHAN (WEAKNESS)
Memiliki banyak merk yang dikeluarkan
Modelnya hanya untuk kalangan muda (slim fit)
Permintaan pasar yang besar,tetapi belum bisa memenuhi permintaan,karena factor produksi.
Harga terbilang menengah dari produk lain tetapi tetap memepertahan kan qualitas nya dan barang yang di buat 'linited' agar eksklusif
PELUANG
Melakukan kerjasama dengan merk terkenal dunia
Dalam hal penjualan, bisa melakukan ekspor ke berbagai dunia
Selalu memproduksi barang sesuai perkembangan jamaN
ANCAMAN
Selalu muncul produk pesaing dengan mengikuti model dari PT.Delami
Hanya ada di kota besar Indonesia
Analisis SMART PT DELAMI :
SIMPLE
Simple dapat diartikan suatu tujuan yang dirumuskan secara sederhana agar diketahui seluruh anggota. Sejak awal berdirinya, PT.Delami sudah terlihat dalam keseriusannya dalam bisnis ritail, mereka mampu berkembang sangat pesat di Indonesia dan bahkan mampu melakukan ekspor ke luar negeri. Tidak hanya itu, mereka mampu melakukan kerja sama dengan merk Dunia lainnya.
MEASURABLE
Measurble merupakan indicator mengenai kejelasan ,konkrit, dan terukur. Dan mampu menjadi motivasi. Disini PT.Delami sudah jelas dalam tujuannya “menjadi pemimpin besar dalam dunia fashion”. Dan itu sudah terbukti sekarang, Mampu bersaing dengan merk besar dunia dalam dunia retail.
APLIKABLE
Untuk menjalakan Visi dan Misi nya PT.Delami selalu memproduksi barang yang selalu mengikuti perkembangan jaman, makannya tidak heran kini mereka menjadi “leader Market” untuk merk Lokal.
RELIABLE
PT.Delami selalau memberikan gambaran dalam perusahaan. Mereka memiliki target dalam tahun ke tahun, yang awalnya hanya memiliki 2 Merk untuk fashion pria saja ( Wood dan John Fair) kini mereka sudah memiliki 13 Brand baik untuk pria maupun wanita.
TIMEABLE
Timeable merupakan tenggang waktu untuk mencapai tujuan mereka menjadi Perusahaan yang besar, sejak awal berdirinya PT.Delami hanya memproduksi untuk memenuhi pasar dalam negeri saja, kini mereka sudah mampu mengekspansi hingga luar negeri bahkan Amerika Serikat, yang notabennya Negara ini merupakan Negara adidaya yang memiliki merk terkenal dunia, tetapi PT.Delami mampu masuk dan berkembang disana.
ANALISIS KOMPETENSI DAYA SAING
Daya Saing strategis dapat dicapai apabila sebuah perusahaan dengan baik merumuskan serta menerapkan strategi pencipta nilai.
Sumber Daya yang Dimiliki
Sumber Daya yang Berwujud
Memiliki banyak outlet yang tersebar di Indonesia hingga luar negeri
Memiliki beberapa Brand yang terkenal seperti (Wood,The Executive,EtCetera,Wrangler,Lee,Tira Jeans,Color Box, dll)
Memiliki banyak sumber daya manusia yang kompetitif dan dibina secara berkala
Memiliki pabrik dalam memproduksi barangnya
Memiliki kantor disetiap wilayah yang digunakan sebagai tempat administrasi juga meeting untuk membahas target serta monitoring karyawan
Sumber Daya yang tidak berwujud
Brand besar
Harga yang kompetitif
Inovatif dalam memproduksi
Pelayanan yang ramah dan cepat
Mengadakan promo bagi pemilik member
KEMAMPUAN
Mampu mempertahankan eksistensinya di dunia retail dengan peluncuran produk-produk terkinian
Memiliki banyak outlet di kota besar, masuk dalam Departmen Store (Matahari,SOGO,Centro dll) sehingga memudahkan customer dalam mencari merk yang diinginkan
Melakukan expansi hingga luar negeri
Memiliki SDM yang kompeten dan mampu dibina secara berkala
Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui kekuatan ( strenght )
Faktor strategis Nilai bobot Rating Skor
Memiliki nama Brand yang sudah popular 4 0,23 4 0,94
Mempunyai berbagai macam produk yang memanjakan konsumen, seperti sepatu, baju, aksesoris bahkan pakaian dalam.
3 0,18 3 0,54
Memiliki banyak outlet di Indonesia dan mancanegara
4 0,23 4 0,94
Memiliki daya saing harga 3 0,18 3 0,54
Banyak kerja sama dengan perusahaan lain dalam dunia retail dengan merk yang terkenal
3 0,18 4 0,72
Total 17 1 18 3,68
Ukuran pembobotan ukuran rating kekuatan
1 = sedikit penting 1 = sedikit kuat
2 = agak penting 2 = agak kuat
3 = penting 3 = kuat
4 = sangat penting 4 = sangat kuat
Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui kelemahan ( weakness )
Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor
Memiliki banyak merk yang dikeluarkan 3 0,27 2 0,54
Modelnya hanya untuk kalangan muda (slim fit) 3 0,27 3 0,81
Permintaan pasar yang besar,tetapi belum bisa memenuhi permintaan,karena factor produksi 3 0,27 3 0,81
Harga terbilang menengah dari produk lain tetapi tetap memepertahan kan qualitas nya dan barang yang di buat 'linited' agar eksklusif
2 0,19 2 0,38
Total 11 1 10 2,54
Ukuran pembobotan ukuran rating kelemahan
1 = sedikit penting 1 = sedikit lemah
2 = agak penting 2 = agak lemah
3 = penting 3 = lemah
4 = sangat penting 4 = sangat lemah
Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui peluang ( opportunity )
Faktor strategis Nilai Bobot rating Skor
Melakukan kerjasama dengan merk terkenal dunia 4 0,36 4 1,44
Dalam hal penjualan, bisa melakukan ekspor ke berbagai dunia 4 0,36 4 1,44
Selalu memproduksi barang sesuai perkembangan jaman 3 O,28 3 0,84
Total 11 1 11 3,72
Ukuran pembobotan ukuran rating peluang
1 = sedikit penting 1 = sedikit berpeluang
2 = agak penting 2 = agak berpeluang
3 = penting 3 = berpeluang
4 = sangat penting 4 = sangat berpeluang
Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui ancaman ( threat )
Faktor strategis Nilai Bobot rating Skor
Selalu muncul produk pesaing dengan mengikuti model dari PT.Delami 4 0,57 4 2,28
Hanya ada di kota besar Indonesia 3 0,43 3 1,29
Total 7 1 7 3,57
pembobotan ukuran rating ancaman
1 = sedikit penting 1 = sedikit ancaman
2 = agak penting 2 = agak ancaman
3 = penting 3 = ancama
4 = sangat penting 4 = sangat ancaman
Berdasarkan hasil-hasil yang didapat dari analisis internal dan eksternal pada Tabel seperti dituliskan di atas, hasilnya dapat dirangkum sebagai berikut:
Skor Total Kekuatan = 3,68
Skor Total Kelemahan = 2,54
Skor Total Peluang = 3,72
Skor Total Ancaman = 2,57
Berpijak dari skor total ini, maka penentuan posisi PT Sampoerna dapat digambar sebagai Matrik SWOT yang dapat dilihat pada Gambar dibawah.
Untuk mencari koordinatnya, dapat dicari dengan cara sebagai berikut:
Koordinat Analisis Internal Faktor Strategis
(Skor total Kekuatan + Skor Total Kelemahan) = ( 3,68 +(-2,54) = 1,14
Koordinat Analisis Eksternal Faktor Strategis
(Skor total Peluang + Skor Total Ancaman) = ( 3,63 + (-2,57) = 1,06
Jadi titik koordinatnya terletak pada (1,14 ; 1,06)
5
III 4 I
STABILITY 3 EXPANSION
Mendukung strategi 2 (1,14 ;1,06) mendukung strategi
Rasionalisasi 1 ofensif
1 2 3 4 5
IV II
RETRENCHMENT COMBINATION
Mendukung strategi mendukung strategi
Defensif diversifikasi
Setelah diketahui titik pertemuan diagonal-diagonal tersebut (x), maka posisi unit usaha diketahui pada kuadran 1 namun namun cenderung dekat pada kuadran IV sehingga perlu diadakan penyempurnaan analisis dengan menghitung luasan wilayah pada tiap-tiap kuadran. Hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat digambarkan pada tabel berikut ini.
Kuadran Posisi titik Luas matrik Rangking Prioritas strategi
I (SO) ( 3,68;3,72) 13,6896 1 Growth
II (ST) ( 3,63; 2,57 ) 9,3291 3 Stabilitas
III (WO) ( 2,54 ;3,72 ) 9,4488 2 Kombinasi
IV (WT) ( 2,54; 2,57 ) 6,5278 4 Penciutan
Program-program atau strategi yang dapat direncanakan untuk pengembangan institusi
Kondisi internal
Kekuatan
( strenght ) Kelemahan
( weakness )
Memiliki nama Brand yang sudah popular (0,94)
Memiliki banyak merk yang dikeluarkan
(0,54)
Kondisi exsternal Peluang
( opportunity Melakukan kerjasama dengan merk terkenal dunia
(1,44) Menambah pangsa pasar yang lebih luas Membuat customer memiliki banyak pilihan
Ancaman
( threat ) Selalu muncul produk pesaing dengan mengikuti model dari PT.Delami (2,28) membuat spsesifikasi barang yang akan di buat Menambah pangsa pasar yang lebih luas dengan cara memproduksi yang belum pernah di produksi pesaing (leader market)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar